Menjadi tahun politik untuk masyarakat Kalimantan timur dengan adanya pilkada serentak di Sembilan kabupaten/kota. Adapun kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada serentak di Kalimantan timur adalah kota Samarinda, kota Balikpapan, kabupaten Paser, kabupaten Kutai Kartanegara, kota Bontang, kabupaten Berau, kabupaten Kutai Timur dan kabupaten Kutai Barat serta kabupaten  Mahakam ulu.

Samarinda telah ramai spanduk, baliho, dari beberapa pasangan calon yang telah mendaftar. Ancang-ancang telah dilakukan oleh beberapa pasangan calon dalam berkontestasi dalam pilkada yang akan telaksana. Harapan dari salah satu pemuda putera asli daerah samarinda “dengan adanya pemilu ini dapat berjalan jujur, adil, aman, damai dan menghasilkan pemilu yang berkualitas”.

Dalam pelaksanaan pemilu kali ini juga berbeda dengan periode sebelumnya dikarenakan pandemic dan kebijakan pemerintah yang mengharuskan menerapkan sosial distancing dan penjagaan protocol kesehatan sehingga menjadikan ruang public dibatasi untuk berkumpul. Hal ini menjadikan perangkat pemilu harus lebih kreatif dan bekerja ekstra untuk memastikan pilkada kali ini dapat berjalan dengan berkualitas : damai dan kondusif.

Dalam keadaan samarinda yang telah memasuki zona merah ia pun menambahkan “agar perangkat pemilu samarinda dapat mempertimbangkan klasifikasi zona dan menjalankan protocol kesehatan lebih secara ketat sehingga pemilu dapat tetap berjalan kondusif dan waspada dengan penyebaran virus corona” pungkas fendi.

Dengan memahami urgensi dari klasifikasi zona, dan mematuhi protocol kesehatan menjadikan masyarakat tetap dapat mendapatkan haknya dalam memberikan hak suaranya dan patuh terhadap peraturan pemerintahan. Menjadi bagian dari warga Negara yang patuh dan menciptakan suasana damai dan kondusif merupakan manifestasi dari perwujudan masyarakat yang mencintai negaranya sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *